Apa itu Work and Holiday Visa Australia?

Halo teman-teman! Seperti yang aku janjikan sebelumnya, aku mau share tentang pengalaman aku apply Work and Holiday Visa Australia.  

Jadi ceritanya, Aku dan Fred baru aja got our visa granted, like 2 days ago! Yayyyy! *joget joget*

Terus ternyata banyak yang penasaran atau bahkan ga tau WHV itu apa. Jadi, aku sekalian jelasin disini yah supaya lebih terstruktur penjelasannya!

cara daftar work and holiday visa australia whv
Pingin balik kesini lagi

Apa itu Work and Holiday Visa (subclass 462)?

WHV itu visa yang memperbolehkan kita anak muda (usia 18-30 tahun) untuk berlibur sambil bekerja di Australia, selama satu tahun. Sebenarnya WHV ini ada di banyak negara. Tapi untuk pemegang passport Indonesia, sejauh ini kita baru bisa apply WHV di Australia saja.  

Dengan adanya WHV, kita bisa bekerja secara casual untuk mendapatkan biaya tambahan selama berlibur di Australia. Asik kan?

Dulu, WHV itu cuma berlaku satu tahun. Tapi peraturannya baru aja diubah, dan kita bisa extend sampai 2 tahun! Dengan syarat tertentu pastinya.

Apa Saja Syarat WHV tahun pertama?

Syaratnya bisa dilihat di website Imigrasi Indonesia.

Tapi aku jelasin juga deh disini :

  • Berusia 18 – 30 tahun
  • Tidak mempunyai anak dibawah umur (dependent child) ketika tinggal di Australia
  • Belum pernah apply WHV sebelumnya
  • Memiliki kualifikasi setingkat perguruan tinggi (ada yang bilang D3 juga boleh, tapi coba dipastikan lagi ya sebelum daftar)
    • atau
  • Telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi min 2 tahun & merupakan mahasiswa aktif
  • Memiliki passport yang berlaku min 12 bulan
  • IELTS min score 4.5
  • Surat dari bank yang menyatakan kepemilikan dana min 5000 AUD atau setara.

Kesempatan seumur hidup sekali nih! Cuma bisa apply sekali, dan harus berusia 18-30 tahun. Jadi begitu aku dan Fred denger soal WHV, kami langsung semangat mau coba apply.

Apa Saja Syarat WHV tahun kedua?

Setelah memegang WHV tahun pertama, kita bisa apply untuk WHV tahun kedua dengan syarat :

  • Sudah bekerja selama 3 bulan di Northern Australi (bidang pekerjaan tertentu, kalo ga salah Hospitality & Agriculture) selama WHV tahun pertama
  • Belum berusia 31 tahun
  • Tidak pernah bermasalah selama tinggal di Australia tahun sebelumnya

Bagaimana cara mendaftar WHV (subclass 462)?

Caranya sebenarnya cukup straight forward kok – makanya aku suka bingung liat group facebook WHV Indo, kok nanya tuh ya aneh2 dengan jawaban yang obvious gitu loh ^^’

Ini urutan cara mendaftar yang aku dan Fred lakukan kemarin :

  1. Mengajukan Surat Rekomendasi (SPRI) ke Direktorat Jendral Imigrasi Republik Indonesia. Pengajuan dilakukan secara online di website imigrasi Indonesia.
  2. Menunggu panggilan interview oleh pihak imigrasi Indonesia. Setelah interview, dalam beberapa hari, mereka akan mengirimkan SPRI ke email. SPRI ini digunakan untuk mengajukan WHV.
  3. Apply WHV di VFS Global yaitu agent resmi untuk mengurus pembuatan visa (salah satunya) negara Australia.
  4. Menunggu HAP ID (ID untuk medical check up) dari Kedutaan Australia. HAP ID dikirimkan melalui email
  5. Melakukan medical check up
  6. Dan dalam beberapa hari, akan ada email pemberitahuan dari kedutaan Australia apakah visa kita disetujui / tidak.

Kak Sharon Daftar Sejak Kapan & Diterima Kapan?

Dari tahun lalu! Ini timeline aku kemarin :

TAHAP 1

  • 10 September 2016 Test IELTS di IALF – Sun Kelapa Gading
  • November 2016 mendaftar SPRI melalui website imigrasi Indonesia. (lupa tanggal berapa)
  • 23 Maret 2017 dapat email panggilan untuk wawancara SPRI di Jakarta
  • 24 Maret 2017 bikin surat keterangan kepemilikan dana 5000 AUD di bank (boleh pinjam rekening orang tua katanya, tapi sertakan bukti kalau kalian anaknya; dengan Kartu Keluarga)
  • 29 Maret 2017 wawancara untuk mendapatkan SPRI
  • 7 April 2017 SPRI dikirimkan melalui email

TAHAP 2

  • 18 Mei 2017 mengajukan WHV di VFS Global, Kuningan Jakarta
  • 19 Mei 2017 mendapat info bahwa quota 2016/2017 sudah penuh dan pemrosesan pengajuan visa akan dilanjutkan pada bulan Juli 2017 (periode 2017/2018)
  • 19 Juli 2017 dapat email yang berisi HAP ID
  • 24 Juli 2017 medical checkup di RS Premier Bintaro
  • 26 Juli 2017 dapat email yang berisi info bahwa WHV sudah granted!

And that’s it! Emang sih agak lama kalo diliat dari proses awal, November 2016 sampai 26 Juli 2017. Tapi kalo nggak dipantengin tiap hari, nggak dipikirin terus, 7 bulan itu nggak kerasa sih. Kalo dipikirin terus, ntar malah stress loh!

Berapa Biaya Total Untuk Mendapatkan WHV (subclass 462)?

Biaya yang aku keluarkan :

  • IELTS  –  Rp 2.850.000
  • Biaya pengajuan visa di VFS  –  AUD 440, tergantung kurs
  • Medical Check Up di RS Premier Bintaro  –  Rp 895.000
  • Tiket bolak balik Jambi-Jakarta untuk test IELTS, wawancara SPRI, mengajukan visa, dan medical checkup.

Wawancara SPRI itu gimana?

Cuma formalitas aja kok. Intinya cuma verifikasi dokumen aja. Terus paling ditanya basa-basi : Mau ngapain disana? Dulu kuliah apa? Kok tertarik mau ke Australia? 

Gitu-gitu. Wawancaranya kemarin pake bahasa Inggris, fyi. Bisa lah ya.

Test IELTS susah ga kak?

IELTS untuk WHV ini minimal score 4.5. Susah nggak nya ya tergantung masing-masing individu yah. Tapi kalau Inggris kalian ga buta-buta amat, 4.5 itu gampang harusnya.

Sering-sering aja nonton film ga pake subtitle, baca buku, dll.Supaya lebih lancar Inggirs nya 🙂  Di Youtube juga ada loh video2 contoh test IELTS – kalau kalian ga punya gambaran. Aku juga liatin video2 itu sebelum test, hehe.

Pas medical check up, di tes apa saja?

Standard sih.

  • Tes urin
  • Tensi darah, suhu tubuh, berat badan, tinggi badan.
  • Tes mata : cuma disuruh baca huruf kecil – boleh pake softlens / kacamata.
  • Check up oleh dokter (yang pake stetoskop terus diketok-ketok itu loh)
  • Rontgen : untuk ngecek TBC. Karena katanya, Indonesia itu negara ke-3 terbesar dengan penderita TBC. Sedangkan Australia itu yang urutan paling bontot. Makanya mereka takut kita bawa virus TBC ke sana.
daftar whv work holiday visa australia
Medical Check Up di RS Premier Bintaro

Waktu aku medical check up kemarin, dalam kondisi lagi capek banget habis pulang dari Thailand. Tapi untungnya semuanya baik-baik aja! 🙂

Kalau ga lulus Medical Check Up gimana dong?

Kalo ga lulus ya kita harusnya lebih khawatir dengan kesehatan dong ya. Masak iya kita TBC terus diem2 aja?

Katanya sih kita bakal dikasih waktu untuk berobat. Terus nanti medical check up lagi. Tapi aku juga kurang tau persisnya gimana.

Ada ga sih quota untuk WHV per tahun gitu? 

Ada. 1000 orang per tahun. Pergantian tahun itu setiap Juli. Jadi setiap Juli, quota nya di-reset.

Harus dapat kerjaan dulu sebelum berangkat kah?

Nggak. Kebanyakan dari yang aku baca, temen2 WHV ngelamar kerja pas udah di Australia. Bisa apply online, atau datang langsung ke cafe / resto yang buka lamaran kerja. Ini aku belom bisa bahas lebih jauh karena aku sendiri juga belum berangkat kesana dan belum pernah nyari kerja 🙂

Disana nanti kerja apa?

Untuk pemegang WHV, ada aturan kalau kita tidak bisa bekerja di 1 employer selama lebih dari 6 bulan. Jadi, mayoritas yang manu nerima pemegang WHV itu adalah pekerjaan casual – petik buah, kerja di cafe, dll.

Contoh nih ya. Kisah nyata temen-temen aku.

@meidianakusuma kerja nya jadi mba-mba goClean. Katanya sih kerjanya santai & dia banyak jalan2 selama tinggal di Australia!

@iamMariza kerja nya nya (salah satunya) jadi sopir yang pindahin mobil yang habis disewa orang, dari airport ke tempat cucian.

@clarissaChang kerjanya jadi barista!

Beragam banget kan kerjaannya? Itu baru dari 3 temen loh.

Bisa juga sih kalau mau kerja kantoran, tapi katanya mereka lebih enggan karena maksimal kerja untuk pemegang WHV itu kan 6 bulan tuh. Nah mereka jadinya kayak udah capek2 training, eh kita udah harus berenti. Katanya sih begitu.

Tapi ini tergantung company dan skill kamu juga yah! Kalau skill kamu kebetulan emang cocok sama company itu, ga menutup kemungkinan company itu bakal nawarin kamu work visa beneran 🙂

Processed with VSCO with c7 preset

Lebih susah apply Tourist Visa atau WHV?

For me? TOURIST!!!

Walaupun lebih cepet ya prosesnya, maksimal 15 hari kerja. Tapi bener-bener di cek keuangan kita per bulan & ikatan kita ke Indonesia. Kalo nggak kuat, mereka bakal curiga kita nggak bakalan pulang ke Indonesia dan menjadi imigran gelap disana. Makanya banyak yang ditolak tourist visa nya (termasuk aku dan Fred).

Kalau WHV, nggak terlalu di cek keuangannya. Cuma perlu surat dari bank aja kalau kita punya dana AUD 5000. Ga di cek aliran dana per bulannya kok.

Jadi WHV lebih gampang, tapi lebih lama (aku nunggu 7 bulan). Tourist lebih susah, lebih tricky sih sebenarnya. Tapi cepet banget.

Tergantung kebutuhan yah.

Ada Drama Dalam Pengajuan WHV? 

Oh ada dong! Mau curcol nih.

Jadi, kalo kalian tau, Juni – Juli kemarin aku dan Fred itu ke Australia untuk #HoneymoonJilidDua. Nah, rencana awalnya, HoneymoonJilidDua itu mau pake WHV. Tapi ternyata, waktu kami apply 18 Mei 2017 kemarin, kami langsung dapat email bahwa quota WHV sudah penuh dan akan dilanjutkan diproses pada bulan Juli 2017.

Lah, padahal kami udah beli tiket untuk Juni 2017 kan. Alhasil kami apply Holiday Visa (yang juga penuh dengan drama).

Kami pulang ke Indonesia itu tanggal 7 Juli 2017 – sambil dag dig dug karena kan nggak boleh ada 2 visa aktif sekaligus. Jadi kami takut aja kalo tiba-tiba WHV nya ditolak karena kami lagi di Australia dengan Holiday Visa yang aktif itu. Untungnya kami udah pulang dulu sebelum dapat HAP ID. Fiuh.

Adakah link-link yang berguna jika ingin membaca lebih lanjut?

Coba deh liat-liat link ini :

 

Segitu aja dulu ya man-teman. Semoga info-nya berguna. Kalau kalian punya temen / kerabat yang kira-kira tertarik untuk apply WHV, I’d be more than glad if you share this article with them! Hehe.

Kalau kalian ada pertanyaan lain, tanya langsung aja yah! Pasti aku jawab kalau aku tau jawabannya. Atau aku tambahin jawaban aku di artikel ini.

It always feels good to share! 🙂

 

Cheers,

Sharon Loh
Instagram | Facebook  | Youtube |  Twitter   
Email: lohh.sharon@gmail.com

Iklan

29 pemikiran pada “Apa itu Work and Holiday Visa Australia?

  1. Makasih banyak kak sharenya, yah Suami padahal diundang manggung disana tapinya kalau pake visa WHV udah lewat umur heheu

  2. Baru tadi malam ngobrolin tentang WHV ke Australi ini bareng seorang temen. Eh sekarang mampir di postingan ini. Kesempatan banget nih buat yang pengen kerja sekaligus bisa liburan ke Australi. Sayang akunya taunya telat huhuhuuuu…

  3. Mei udah penuh? Wow! Padahal quotanya 1000 ya hehe. Kalau kemarin April aku jadi daftar kayaknya bakalan sama deh nasibnya keundur sampe berbulan2 gitu. Tapi keundur daftarnya karna sesuatu.
    Sekarang aku lagi strive buat IELTS nya nih, semoga awal September udh dapet sertifikat ielts.
    Salam kenal ya kak Sharon 😊 Bacanya jadi ikutan seneng deh, nambah buat motivasiku jugak.

  4. Ci shaaroooon I’m your big Fan from Jambii, baca giniin bikin aku semangat menggebu2, semoga bisa ketemu yaaa. 😊😊😊

  5. Thanks for sharing, Shar. Aku pengen banget WHV. Dari segi umur tahun ini udah kesempatan terakhir untuk ikutan, lol.
    Pas baca aku langsung panas dingin inget-inget dulu IELTS aku berapa. I remember that was one hell of a test.
    Good luck ya, Shar 😀

    1. Rereeee!! Hihihi kamu pasti cocok banget deh utk WHV-an.

      Eh iya tp IELTS nya harus yg di 1 tahun terakhir gituuu, jadi kyknya kudu tes ulang *hiks*

      Kalo daftar bilang2 yah! Mana tau kita bareng di Oz nyaaa. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s