pantai asik dan sepi di bali

Pantai Asik di Bali Selatan dan Timur

“Sore ini kemana ya? Pantai yuk!”. Selama sebulan lebih tinggal di Bali, kami sering menghabiskan sore hari di pantai. Kapan lagi bisa istirahat menenangkan pikiran di pantai, ya kan? Kalau udah pulang ke Jambi, udah nggak bisa lagi deh ke pantai. Paling sore-sore pergi makan pempek, atau sate padang.

Tentu belum semua pantai kami kunjungi. Karena kami nggak terlalu ngebet harus ke semua pantai juga. Sejauh ini sih, kami baru sempet main ke daerah Selatan dan Timur aja. Tapi diantara semua yang udah pernah kami kunjungi, these are our favorite!

Sharon Loh dan Fredric Sanjaya Honeymoon
#HoneymoonJilidTiga

1 – Bias Tugel

Bias Tugel ini pantai favorit aku dan Fred sejauh ini. Letaknya di daerah Padang Bai, tapi cukup tersembunyi. Malah kami nyasar karena ngikutin Google Maps. Walaupun letaknya agak tersembunyi, tapi pantai ini udah bukan rahasia lagi kok. Udah banyak yang tau. Malah aku juga tau nya dari internet.

Bias Tugel itu literally artinya “Pasir Kepotong”. Jadi, pasirnya itu terhadang dengan karang. Bias Tugel ini pantainya pendek! Karena pasirnya terhadang karang itu. Tapi airnya jernih banget dan asik untuk berenang.

bias tugel bali pantai tersembunyi
Itu karang yang “memotong” pasir

Emang sih, semakin sore semakin kencang arus disini. Jadi lebih baik datang agak pagian. Aku dan Fred cukup senang untuk berenang dan tidur-tiduran di pasir. Relaxing banget disini.

Pantai Bias Tugel
Pantai Bias Tugel

Di Bias Tugel ini ada beberapa warung yang menjual makanan & minuman (harganya wajar banget menurutku untuk di tempat seperti ini), ada juga yang menyewakan kursi pantai beserta payungnya (Rp 100ribu untuk payung & 2 kursi pantai seharian). Kami sih, baring-baring di pasir aja udah cukup, nggak perlu kursi 😉

Entrance Fee: Rp 10.000 / orang

Trek: Short & easy

Lokasi Bias Tugel

2 – Blue Lagoon

Masih di area Padang Bai, ada pantai lain nih yang lumayan terkenal untuk snorkeling. Namanya Blue Lagoon. Di Blue Lagoon ini kalau mau snorkeling nggak perlu pake perahu. Cukup berenang aja dari pantai sampai agak menjorok ke tengah. Disana ada banyak perahu-perahu yang lagi “parkir” sambil nungguin penumpangnya snorkeling.

Monday well spent! 💕 ⁘ Hari ini aku dan @fredricsanjaya main ke daerah Padang Bai. Sarapan di Topi Inn, terus snorkeling di Bloo Lagoon (sedih ikan nya udah nggak sebanyak 4 tahun lalu, dan coral-nya pun banyak yang mati). Tapi tetep seneng kok main di air! 😍 ⁘ Setelah makan siang, kami nyantai sampe sore di Bias Tugel (atau disebut jg White Sand Beach) sambil berenang dan snorkeling juga. Hmm, di Bali ada nggak ya tempat snorkeling yang bagus tapi bisa berenang langsung dari pantai (nggak perlu pake perahu?) ⁘ How's your Monday going? 😆❤ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline #Beach #Summer #LiburanBali #DameTraveler #beautifulseasia

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Empat tahun lalu snorkeling disini, terumbu karang dan ikannya banyak banget. Tapi terakhir kemarin aku pergi, banyak terumbu karang yang mati. Sedih! 😦

Ohya, kalau kalian sampai di daerah Padang Bai pagi hari, cobain deh sarapan di Topi Inn.

Entrance Fee : Rp 2000 / motorbike

Trek: Ada tangga pendek untuk turun ke bawah

Lokasi Blue Lagoon :

3 – Nyang Nyang Beach

Nyang-Nyang ini pantai tersusah yang pernah aku datangi! Trek untuk turun ke bawah pantai itu lumayan terjal dan licin. Selain itu, emang nggak ada tangga jadi harus pelan-pelan menapaki bebatuan dan tanah yang terbentuk seperti tangga.

Good morning!!!!! 🌴🌊 Setelah weekend kemarin, kami belum terlalu banyak pergi kemana2 sih. Paling cari tempat wifi-an untuk sambil kerja, makan, dan ketemu temen2. Rasanya kayak hidup normal, tapi di kota yang lebih asik 😝❤️ Enaknya traveling agak lama itu karena bisa nyantai gini, ga diburu2! ⁘ ⁘ ⁘ Udah baca artikel ku tentang Tips #TravelTerus ke Bali? Link on my bio. Disana aku juga jelasin tentang Loyalty Points di @traveloka yang kalo kamu kumpulin tiap transaksi, nantinya bisa kamu pake untuk beli tiket pesawat / hotel! Tapi kamu harus bikin account Traveloka ya, jangan pake “guest” account, supaya poin nya terkumpul. ⁘ ⁘ ⁘ Have a great Saturday, all!! ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #AppyTraveling #theBaliGuideline #Bali #NyangNyang #indotravellers #hellonusantara #thisisindonesia

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Baring-baring di tikar sampai sore

Di pantai, aku ketemu satu warung yang menjual minuman, makanan, dan gelang lucu. Di warung ibu itu pun ada tikar untuk bersantai. Suka banget dengan warung disini! Harganya oke, dan ibu nya bukan tipe ibu-ibu yang maksa.

Sesampainya kami di bawah, aku langsung mikir, “Gila si ibu ini gotong-gotong barang belanjaannya sampe di bawah ini. Gimana bawa kelapa ya seberat itu.” Langsung ga tega.

FYI, ibu itu tinggalnya bukan di bawah pantai, tapi di atas tebing. Jadi dia tiap hari naik turun tebing juga.

Kalo mau kesini aku saranin siang aja jam 2.30, jadi bisa main / bersantai agak lama di pantai. Karena sepertinya kalo udah sunset, agak serem deh mau jalan naik ke atas. Terjal bok! Kami aja kemarin sempat tersasar saat jalan naik. Untung ada orang lain yang naik juga, akhirnya kami buntutin.

Waktu naik ke atas lagi, kami berhenti di suatu warung yang letaknya di tengah2 tebing. Disana, kebetulan ada satu kelapa muda yang belum dibeli orang. Langsung deh cepet-cepet kami pesan! Hihi. Kapan lagi minum kelapa muda sambil menikmati sunset di pinggir tebing. Ah senangnya ❤

nyang nyang sunset

Entrance Fee : Rp 2000 / motorbike

Trek: Medium, terjal.

Lokasi Nyang Nyang Beach :

4 – Pantai Gunung Payung

Pantai sepi lainnya! Nah kalo di Gunung Payung, waktu itu aku datang sekitar jam 2, sepiiii banget! Cuma ada 1 pasang orang lain, dan 1 gerombolan cewe-cewe. Saking sepinya di pantainya nggak ada yang berenang. Jadi waktu aku berenang, tiba-tiba parno sendiri : “Jangan-jangan disini ada bulu babi”. Hihi. Ujung-ujungnya, cuma berenang bentar deh.

Instagram is changing the way people travel, or eat, or live. And it's a sad thing ☹️ . Karena penasaran dengan suatu spot yang cantik di Bali (sering banget liat di Instagram), aku browsing lah, apa sih yang menarik disana, bisa ngapain aja disana? Oh ternyata, "Instagram-able" spot itu ya cuma untuk foto tok. Dan harus dateng pagi-pagi kalo foto nya mau keliatan bagus karena kalo udah agak siang, banyak orang lain yang datang kesana cuma untuk foto doang juga . Ada yah ternyata, tempat yang rela didatengin banyak orang padahal jauh banget cuma demi 1 foto? No experience, no story? Wow, I was in shock 😱 . Gara2 itu, aku jadi merasa punya "kewajiban" untuk menulis background story di setiap foto yang aku upload. Supaya orang nggak cuma mikir : "Mau kesini juga ah, bagus tempatnya untuk foto." 😬 #KeepItReal . Foto ini diambil di Pantai Gunung Payung. Untuk menuju ke pantai, kita butuh turun beberapa (banyak sih) anak tangga. Gampang sih, karena tangganya juga solid bukan yang bebatuan, licin dan terjal seperti Nyang-Nyang. Sampai di bawah, airnya langsung memanggil untuk berenang. Tapi ternyata Pantai Gunung Payung ini terkenal sebagai tempat nelayan menangkap bulu babi! Langsung parno sendiri dan cepet-cepet keluar dari air, hihi. . Ada yang pernah ketusuk bulu babi? Aku sih belom pernah dan AMIT-AMIT JANGAN SAMPE DEH! 🤧🤢😨 ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Tapi ternyata benar, setelah pulang, aku browsing-browsing, ternyata di pantai Gunung Payung ini kalau sore, akan ada nelayan yang pergi menangkap bulu babi.

Pantai Gunung Payung
Pantai Gunung Payung

pantai gunung payung

Salah satu yang menarik di Gunung Payung ini, adalah paragliding. Jadi kamu bisa menyusuri pantai-pantai di Bali Selatan dari atas. Katanya, rute terbangnya itu ke Pantai Pandawa, Green Bowl, Pantai Melasti, dan terakhir ke Nyang-Nyang (kalau anginnya memungkinkan). Menarik sih, tapi aku dan Fred nggak cobain karena lumayan mahal (Rp 1,2juta untuk turis domestik).

Entrance Fee: Rp 2000 / motorbike

Trek: Medium length & Easy – ada tangga yang lebar dan kokoh.

Lokasi Pantai Gunung Payung : 

Baca Juga : Bali Sunset Moment di Double Six Seminyak

sunset di double six seminyak
Sunset di Double Six Seminyak

5 – Balangan Beach

Nggak tau kenapa, waktu ke Balangan Beach kemarin, banyak banget orang-orang yang lagi foto pre-wed! Hihi. Mungkin selain terkenal untuk tempat surfing, pantai Balangan juga terkenal untuk pre-wed yah?

“Enak ya jadi blogger, kerjanya jalan2 dan makan2”. Eits kata siapa 😂 Just like any other job, there are ups and downs, exciting parts and ugly parts . And btw, bloggers need money too to live and create contents. Just like everybody else, they don’t need free keripik kekinian or fancy food . Baca cerita jatuh bangun ku yuk di www.sharontravelogue.com : Pengalaman 5 Tahun Menjadi Food & Travel Blogger . I’m so grateful that I made the right choice! 🙏 When you’re living your dream life, the life you’ve been dreaming of, you won’t hate Mondays like the way you used to 😆 . 📍: Balangan Beach, Bali . 📸: @fredricsanjaya ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Pantai Balangan beach bali
Pantai Balangan

Entrance Fee  : Rp 2000 / motorbike

Trek: Short & Easy

Lokasi Balangan Beach :

Baca Juga : Seafood Murah dan Enak di Bali

6 – Tegal Wangi

Aku kesini itu gara-gara liat foto nya @spoontraveler, kelihatan sepi pantainya dan ada “jacuzzi alami” yang terbentuk dari karang-karang.

Tapi sayang, waktu kami kesana, airnya lagi surut jadi “jacuzzi alami” nya nggak ada deh! Better luck next time!
Tapi aku suka pantainya. Relatif agak sepi. Dan nggak terjal untuk turun ke bawah, cukup pendek trek nya.

Ohya, waktu kesana, ada juga orang lain yang lagi pre-wed loh! Mungkin sebentar lagi jadi seperti Balangan yang rame didatangi oleh orang-orang yang mau pre-wed.

Entrance Fee : Rp 2000 / motorbike
Trek: Short & easy
Lokasi Pantai Tegal Wangi

7 – Pantai di Nusa Penida

Terakhir nih!

Kalo kalian punya waktu lebih, coba deh nyebrang ke Nusa Penida. It’s just 40 mins away from Bali but the feeling is so different. Pantai yang lagi terkenal disana itu Kelingking Beach, atau nama lokalnya “Karang Dawa”. Itu loh yang dari jauh keliatan seperti kepala T-Rex.

Mau cerita dikit ah! . Jadi aku baru balik dari Nusa Penida. Trip ke Nusa Penida ini sebenarnya tujuan utamanya karena aku mau ikut freedive course (aku ambil course di @freedivenusa). Les nya 2 hari dan spare extra days disini untuk main2 keliling pulau. Tapi belum semuanya ke-explore sih, hehe. . Aku #BeraniJelajahi pulau2 di sebelah Bali (Nusa Penida, Lembongan, dan Ceningan), karena rasa penasaranku mengalahkan rasa takutku akan tempat baru. Aku suka perasaan amazed ketika aku berada di suatu tempat baru yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. . Hari pertama, aku dan Fred mampir ke Klingking Beach untuk ngeliat secara langsung di dinosaur ini. WOW. Emang asli bagus banget! . Kmrn niatnya pingin turun ke bawah. Tapi lemes sendiri liat tangganya 😅 Plus udah sore jam 5. Takut ntar kl turun, naiknya pas gelap pula. Kan horror ya. Jadi yaudah ditunda dulu ntar mau balik kesini lagi bawa proper shoes. . Tapi untung aja ga turun loh! Soalnya ga lama setelah itu, hujan mulai turun, makin lama makin deras. Lama pula! Banyangin kalo udah turun terus pas mau naik licin begitu, gelap pula 😅 Tips : kalo mau kesini, mending pake sepatu biar lebih aman dan nyaman kalau mau turun ke pantai! #BeraniJelajahi . Akhirnya aku dan Fred mampir ke suatu warung makan indomie rebus. Nikmat dunia 💖 . Eh ikutan juga yuk Photo Competition @hisgoindonesia! Hadiahnya 2 Tiket PP Jakarta-Thailand, 1 tiket Universal Studio Singapore, dan ada 8 hisgo Indonesia goodies. . Caranya : 1 – Go to bit.ly/BeraniJelajahi dan register disana. 2 – Follow @hisgoindonesia 3 – Upload your best travel photo, use hashtag #BeraniJelajahi, tag 3 temanmu & @hisgoindonesia 4 – Tulis caption yang menceritakan kenapa kamu berani menjelajahi tempat itu . Easy peasy! Good luck yaaaa semuanya!❤️

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Tapi menurut aku pribadi, pantai di pinggir cafe-cafe di Nusa Penida aja udah asik kok! Bersih, sepi, dan bagus banget untuk snorkeling. Oh ya, kalo kalian ke Nusa Penida, kalian bisa juga belajar diving.

Magical sunset moment at Crystal Bay, Nusa Penida. . Paling bingung deh kalo ditanya : "Ke Nusa Penida sehari cukup ga?" . Tergantung gaya traveling masing-masing sih menurutku. Dan tergantung waktu yang kalian punya juga. Kalo emang cuma punya satu hari, why not dicukup2in? . Kalo aku & @fredricsanjaya yang lambat ini udah pasti ga cukup. Berangkat dari Sanur-Nusa Penida aja jam 8. Jam 16.30 udah mesti pulang lagi. Masing-masing perjalanan kira2 40 menit. Bayanginnya aja udah capek. Mabok lautnya belom hilang udah harus pulang lagi, hihi. . Kemarin kami 3 hari disana. 2 hari aku pake untuk kursus freedive. Tempat yang aku kunjungi baru Kelingking Beach sama Crystal Bay, haha! Sisanya ke cafe. . Btw, cerita tentang Nusa Penida lagi ditulis, ditunggu yah! ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline #NusaPenida #PenidaIsland

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

My last swim in Nusa Penida 🐠🐟🐡 . Aku cuma spent 3 hari disini. 1 hari untuk main-main, 2 hari untuk kursus free diving. Jadi masih banyak banget tempat yang belum dijelajah. . Tapi aku senang karena bisa melihat indahnya bawah laut di Nusa Penida! Bahkan cuma snorkeling 50 meter dari tepi pantai aja udah bisa ketemu banyak corals dan ikan warna warni. Semoga mereka terus terjaga ya 💕 . Kalau kalian mau snorkeling / diving / berenang, inget, DO NOT TOUCH ANYTHING DOWN THERE! Cukup dinikmati saja, jangan diganggu 😊 Apalagi ngambil bintang laut ke atas air untuk foto-foto ya, bukannya lucu & so sweet tapi malah kelihatan hina kalo kata @patrishiela haha! 🙊 ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline #NusaPenida #PenidaIsland

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Lokasi Nusa Penida

⁘ ⁘ ⁘

Well, That’s all for now!

Ada banyak sih pantai-pantai lain yang belum aku kunjungi. Dua pantai yang aku masih penasaran itu Melasti Beach dan Green Bowl. Ada yang udah pernah kesana? Sepi atau rame yah disana?

Semoga trip selanjutnya ke Bali bisa main ke Bali Utara, yah! Aku pingin banget ke Tulamben, Amed, dan Menjangan!

See you on the next post!

sharon fredric
Ciao!

⁘ ⁘ ⁘

Cheers,
Sharon Loh
Instagram : @SHARONLOHH

 

Iklan

6 pemikiran pada “Pantai Asik di Bali Selatan dan Timur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s