nusa penida travel blog

Jalan-Jalan ke Nusa Penida

“Eh, jadi nggak kita ke Nusa Penida?”, tanyaku pada Fred setelah 2 minggu sebelumnya kami gagal kesini karena Fred mendadak harus ke Jakarta. “Jadi dong, atur aja kapan, aku ngikut”, jawab Fred.

Paling bingung deh kalau disuruh “atur aja, aku ngikut”. Bukan bingung kenapa sih, tapi bingung ntar Fred suka ga dengan tempat pilihanku, penginapan pilihanku, dll. Tapi yah, apa salahnya dicoba aja. Toh cuma 3 hari rencana perginya. Jadi kalaupun nggak betah disana, dalam 3 hari juga udah pulang ke Bali lagi.

Bagi yang belum tau, Nusa Penida itu adalah pulau kecil di sebelahnya Bali. Cukup dengan nyebrang pake fast boat selama kurang lebih 40 menit dari Bali, kita udah bisa menikmati pulau yang sepi ini.

nusa penida blog
We’re finally here!

Well, sepinya itu menurutku sih. Karena aku bandingin Nusa Penida dengan Bali. Bukan dengan Nusa Penida jaman dahulu kala. Karena konon katanya, sekitar 5 tahun yang lalu, jalanan masih jelek dan belum ada cafe. Tapi sekarang, jalanan banyak yang sudah di aspal (and it’s a good thing!!!!), ada beberapa decent cafe, dan penginapan pun banyak juga kok. Walaupun begitu, tetep aja rasanya jauh lebih sepi dan terpencil dibanding Bali. Aku suka!

Setelah aku pulang dari Nusa Penida kemarin, ada beberapa yang nanya, “Disana kemana aja?” “Pake tour apa?” “Emang bisa kalo ga pake tour?” “Sehari cukup nggak?” dan banyak pertanyaan2 lainnya.

Well, aku jawab di post ini aja yah, supaya ga berkali-kali ngetik di DM atau LINE. Capek bok, hidup berasa diterror gitu, hehe.

Pake Tour Apa?

Sekarang emang banyak banget sih open trip / tour yang menawarkan half day atau one day tour ke Nusa Penida. Makanya mungkin orang-orang langsung berasumsi kalo mau ke Nusa Penida itu ya harus pake tour kali ya. Padahal nggak juga sih.

Untuk ke Nusa Penida itu cukup gampang kok, ga perlu pake tour. Malah kalau pake tour, itu terlalu terburu-buru menurutku. Pergi pagi jam 8, terus sebelum jam 5 udah harus pulang lagi – dan masing-masing perjalanan fast boat itu 30-40 menit. Itu pun dipaksain ke 4-5 tempat. Kebayang kan buru-buru nya kayak apa.

Tapi, kalau emang waktumu terbatas cuma sehari aja, pake tour emang lebih gampang karena kamu ga perlu mikirin transport disana dan mau kemana aja. Yah, disesuaikan aja dengan waktu dan gaya traveling-mu.

Kalau aku dan Fred, gaya traveling nya itu yang lambat gitu. Sehari2 biasanya pagi – sore kami laptopan, atau nyantai nggak ngapa2in. Sorenya, baru deh main ke pantai / ke tempat lain. Kalo dalam satu hari kami dipaksa main ke 3 pantai, udah dijamin kami ga bakalan bisa enjoy tempat itu. Jadi untuk kami berdua, kami butuh waktu yang lebih panjang.

sunset di nusa penida
One of my fav moment during last trip : having dinner by the sea while waiting for the sun to set

Cara Nyebrang ke Nusa Penida Gimana?

Ini juga gampang banget, sama dengan nyebrang ke Nusa Lembongan. Aku nyebrang pake Maruti Express fast boat dari Sanur – Nusa Penida, dan juga sebaliknya. Harga fast boat Maruti Express ini Rp 75.000 / one way untuk orang lokal. Nyebrang dari Sanur ke Nusa Penida (atau sebaliknya) memakan waktu kurang lebih 30-40 menit.

Lokasi Ticket Booth di Sanur :
Jl. Hang Tuah No.87, Sanur

Lokasi Ticket Booth di Nusa Penida :
Pelabuhan Banjar Nyuh II, Nusa Penida, Kp. Toyapakeh

T-Shirt from @mataindonesiaofficial

Sewa Motor di Nusa Penida

Di Nusa Penida, begitu kita turun dari fast boat, langsung banyak orang yang nawarin sewa motor. Rata-rata sih harganya Rp 70ribuan / hari. Udah dapet bensin juga. Dan kalau kehabisan bensin, disini ada banyak warung dan 2 SPBU.

Dan jangan khawatir, disini aman banget. Nggak ada yang mau nyuri motor sewaanmu. Bahkan kalo mau balikin motornya aja, taruh aja di suatu tempat (bersama dengan kuncinya), terus SMS deh ke abang yang sewain. Ntar dia bakal jemput sendiri motornya. Seaman itu.

⁘  ⁘  ⁘

Kemarin kami hanya 3 hari disana. Dan 2 hari itu aku pakai untuk kursus freediving di @freedivenusa. Baca deh blog ku tentang kursus freedive itu kalo penasaran! 🙂

Sisanya cuma sempat ke Kelingking Beach dan Crystal Bay. Dan santai di cafe tentunya. Karena waktuku singkat disini, jadi emang nggak sempet ke banyak tempat. But I’ll definitely come back here whenever I can.

 

Kelingking Beach / Karang Dawa

Kelingking Beach ini tempat yang hampir bikin aku dan Fred drama keluarga. Fiuh!

Jadi ceritanya, hari pertama nyampe di Nusa Penida (sekitar jam 15.00 sore), kami langsung sewa motor, dan menuju ke penginapan untuk taruh barang-barang kami. Setelah itu, kami langsung ke Kelingking Beach untuk melihat si dinosaur ini. Lumayan lama perjalannya dari penginapan kami – sekitar 1 jam! Dan sebagian jalan itu hancuuuur banget. Jadi sampe di Kelingking Beach udah jam 16.30 – bentar lagi sunset.

DANIEL WELLINGTON DISCOUNT CODE BIG PROMO 2017
@DanielWellington 15% Discount Code : “SHARONLOHH”

Kesan pertama waktu sampe kesini : WOW, BAGUS BANGET YAH.

Terus kami awalnya berniat untuk turun ke bawah. Tapi ternyata tangganya menyeramkan! Panjang dan curam, dengan pegangan tangan yang terbuat dari bambu. Dan sebelum menuruni tangga, ada tulisan tuh, warning yang intinya menjelaskan bahwa tangganya itu ada yang rusak dan berbahaya kalau kita turun. Fred jadi nggak rekomen kami berdua untuk turun. Plus udah sore.

Singkat cerita, Fred saranin jangan turun. Tapi aku, pingin turun. But I know it’s wise not to.

Agak kecewa sih, karena udah jauh-jauh. Eh cuma liat dari atas, nggak bisa main di pantainya. Akhirnya kami minum kelapa dulu di atas sana. (Ada beberapa warung btw di Kelingking Beach ini).

nusa penida kemana aja
Minum kelapa di Kelingking Beach

Tapi untung aja nggak jadi turun, karena nggak lama setelah itu, sekitar 17.30 hujan mulau turun – makin lama makin deras. Bayangin deh kalo kami berdua turun ke bawah, naiknya gimana! Udah gelap, licin pula. Bahaya banget!

Catat nih, untuk yang niat mau ke bawah : datangnya jangan kesorean yah. Kalo bisa jam 2 udah disana deh biar puas mainnya kalo mau turun. Plus, pake sepatu! Aku bisa bayangin nggak nyaman banget turun ke bawah pake sandal jepit.

nusa penida travel blog

Setelah kehujanan naik motor selama 30 menit, akhirnya kami menutuskan untuk berhenti dulu di suatu tempat makan. Dan makan indomie rebus!

Crystal Bay

Tempat kedua yang aku dan Fred kunjungi itu adalah Crystal Bay. Kami pergi kesini jam 5 sore juga, setelah aku selesai sesi pertama kelas freedive. Sampe disana, duduk-duduk santai (Fred baring-baring sih lebih tepatnya) sambil nonton sunset. Ahhh cantiknya! ❤

Kalau ke Kelingking Beach jalanannya jelek, ke Crystal Bay nggak. Aspal mulus dari awal sampe akhir!

Magical sunset moment at Crystal Bay, Nusa Penida. . Paling bingung deh kalo ditanya : "Ke Nusa Penida sehari cukup ga?" . Tergantung gaya traveling masing-masing sih menurutku. Dan tergantung waktu yang kalian punya juga. Kalo emang cuma punya satu hari, why not dicukup2in? . Kalo aku & @fredricsanjaya yang lambat ini udah pasti ga cukup. Berangkat dari Sanur-Nusa Penida aja jam 8. Jam 16.30 udah mesti pulang lagi. Masing-masing perjalanan kira2 40 menit. Bayanginnya aja udah capek. Mabok lautnya belom hilang udah harus pulang lagi, hihi. . Kemarin kami 3 hari disana. 2 hari aku pake untuk kursus freedive. Tempat yang aku kunjungi baru Kelingking Beach sama Crystal Bay, haha! Sisanya ke cafe. . Btw, cerita tentang Nusa Penida lagi ditulis, ditunggu yah! ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline #NusaPenida #PenidaIsland

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Cantik ya..

Eh btw, cuma itu aja tempat main yang sempet kami kunjungin, hihi.
Tapi kalau temen-temen punya waktu lebih, bisa main kesini juga:

  • Atuh Beach
  • Suwehan Beach
  • Gamat Bay (aku pernah snorkeling disini, dan bagus banget!)
  • Goa Giri Putri
  • Bukit Teletubbies
  • Seganing Waterfall
  • Angel’s Billabong
  • Turtle Beach

Next, makanan!

⁘  ⁘  ⁘

MAKANAN DI NUSA PENIDA

Untuk urusan makan, di Nusa Penida banyak kok warung atau cafe yang enak. Beberapa yang aku suka :

Penida Colada

  • Enak untuk santai laptop-an sambil minum rosella (Rp 15k) atau kelapa muda (Rp 25k). Aku juga sempet snorkeling bentar di pantai di depan Penida Colada. Love love love this moment.
Roselle. Seger parah!

My last swim in Nusa Penida 🐠🐟🐡 . Aku cuma spent 3 hari disini. 1 hari untuk main-main, 2 hari untuk kursus free diving. Jadi masih banyak banget tempat yang belum dijelajah. . Tapi aku senang karena bisa melihat indahnya bawah laut di Nusa Penida! Bahkan cuma snorkeling 50 meter dari tepi pantai aja udah bisa ketemu banyak corals dan ikan warna warni. Semoga mereka terus terjaga ya 💕 . Kalau kalian mau snorkeling / diving / berenang, inget, DO NOT TOUCH ANYTHING DOWN THERE! Cukup dinikmati saja, jangan diganggu 😊 Apalagi ngambil bintang laut ke atas air untuk foto-foto ya, bukannya lucu & so sweet tapi malah kelihatan hina kalo kata @patrishiela haha! 🙊 ⁘ ⁘ ⁘ #sharontravelogueBali #honeymoonJilidTiga #BaliLivin #ExploreBali #theBaliBible #BaliDaily #TheBaliGuideline #NusaPenida #PenidaIsland

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

Snorkeling di Nusa Penida
Snorkeling di Nusa Penida
Snorkeling di Nusa Penida
Snorkeling di Nusa Penida

Penida Espresso

  • Smoothies bowl nya enak banget! Tapi lumayan mahal (Rp 59rb / bowl)
  • Kopi nya juga enak!
Penida Espresso di nusa penida
Penida Espresso
Penida Espresso breakfast in nusa penida
Penida Espresso

The Gallery Nusa Penida

  • Tempeh Burger nya enak! Unik deh dagingnya diganti dengan tempe.
Tempeh Burger in Nusa Penida
Tempeh Burger

Tempat Tinggal

Untuk tempat tinggal, kebetulan kemarin kami nemu Nusa Garden Bungallow dan langsung jatuh cinta dengan pondok ini. Pondoknya sih sederhana, cuma berisi satu tempat tidur, kipas angin (iya, yang ini nggak pake AC, dan rak kecil). Kamar mandinya pun di luar.

Lucu yah! Untung aja nggak ada nyamuk. Atau mungkin aku udah kebal? Hmm..

Maap ya foto nya dikit, I was busy enjoying life :p
Ah, nulis ini jadi kangen Nusa Penida. I love the slow life there. Even slower than Bali life.

⁘  ⁘  ⁘

Sekian dulu cerita tentang Nusa Penida!
Kapan2 aku lanjutin lagi yah kalau pergi kesana lagi.

Happy travel!

⁘  ⁘  ⁘

Cheers,
Sharon Loh
Instagram : @sharonlohh

Iklan

10 pemikiran pada “Jalan-Jalan ke Nusa Penida

  1. Waaaahhh seru banget! Yang paling menarik tuh bagian naruh motor dan kunci di jalan trus telpon masnya utk ambil hahahha…aman banget yah! Mana ada di Jawa kayak gitu, Bali juga udah gak seaman itu ya

    1. Haiii Eryvia, salam kenal! Makasih ya udah mampir ke blog ku.

      Iya Kelingking lagi hits banget. Emang cakep sih ya 😍

      Itu udah ku tulis btw nama penginapannya di artikel plg bawah. Yg ada foto pondok nya hihihi 😘

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s