Tips Liburan Bersama Orang Tua

Liburan sama orang lain emang ga se – stress free kalau kita liburan sendiri. Nggak terkecuali, kalo liburan dengan orang tua (bukan berarti, parents ya – tapi orang yang lebih tua in general). Makin banyak orang, makin banyak juga preferensi liburan masing-masing. Mau makan apa, mau tinggal di tempat yang seperti apa, mau jalan kaki atau naik taksi atau kendaraan umum? Pusing bok. Kalau salah2, bisa-bisa pulang liburan malah bikin clash –  I learned this the hard way LOL! 

Banyak drama saat awal-awal liburan bareng orang yang lebih tua. Tapi setelah berkali-kali, baru deh ngeh

Oh, gini toh caranya supaya liburan bareng ‘orang tua’ tetap nyaman!

Dan… ini tips dari aku untuk liburan bareng orang tua, supaya kalian tetap bisa enjoy.

1 – Pilih Destinasi yang Cocok & Pelajari Dulu Tempatnya

Destinasi yang cocok menurut aku, yang nggak terlalu adventerous. Tapi ini tergantung ‘orang tua’-nya lagi sih. Ada juga orang tua yang jiwa petualang nya gila. Intinya sih tanya dulu ke mereka, pingin ke tempat yang seperti apa? Pingin kulineran kah? Atau pingin santai-santai di pantai? Atau mau jalan-jalan di kota tua yang cantik?

Biasanya, mereka akan jawab :

Terserah, ikut yang muda aja.

Jadi kalau bisa, kasih aja beberapa option. Jadi mereka tinggal pilih deh.

Kalau sudah ada destinasi yang dipilih, sebagai anak muda yang lebih fasih menggunakan internet, kita lah yang harus mempelajari dulu tempat-tempatnya. Browsing dulu di internet. Kalau perlu, browsing juga calon-calon tempat makan yang mau dikunjungi. Supaya sesampainya kita disana, nggak bingung lagi. Karena biasanya kita akan menjadi “guide” mereka saat liburan.

2 – Makan di Rumah Makan / Resto instead of  FoodCourt (Kalau Nggak Mau Ribet)

Kalau masing-masing orang bisa pesan sendiri di food court sih, ga masalah. Tapi kalau nggak, agak repot kalau mau makan di food court. Jadi mendingan di rumah makan / resto aja yang bisa pesan dari meja langsung. Jadi kita nya juga nggak repot bolak balik.

Baca juga :

3 – Itinerary yang Santai + Tidur Siang

Sebenarnya kalau traveling berdua Fred, kami juga super santai sih. Paling 1 hari cuma ke 1 – 2 tempat, sisanya nyantai sambil kerja, hehe.

Sama orang tua pun begitu, ga perlu deh ke banyak2 tempat. Santai aja. S-l-o-o-o-o-o-w everything down. Biar nggak terlalu riweuh dan capek. Plus! Siapin waktu 1 – 2 jam untuk balik hotel / hostel / apapun itu, untuk istirahat tidur siang.

"We can't direct the wind, but we can adjust sails" 😬🌊 . Beberapa hari ini lagi jenuh. Selain karena ga ada kerjaan (aduh kasian amat gue ya), diem di rumah terus pula. Tapi yah, mau gimana lagi, daripada uring2an ga jelas, mending coba2 melakukan sesuatu yang bikin happy . Terus, dari kemarin aku jadi rajin masak karena bosen. Iseng2 coba sketching juga. Eh asik juga ternyata. Pingin belajar sketching yang lebih "benar". Pingin belajar watercolor juga 😍 * banyak maunya * . Yang penting stay positive aja deh 🌻 Tapi tetep ubek2 Traveloka nyari tiket murah, hahahaha. . 2018 ini aku belum punya plan apa-apa sih, cuma mau ke Belitung aja bulan depan & Australia akhir April nanti (deg2an nih mau pergi setahun! Whuaaaa) Belum siapin apa-apa pula. Sebelum ke Australia, mungkin pingin ke Padang & Medan juga. Sedekat itu dengan Jambi tapi belum pernah dikunjungi coba! Ckckck . Kalau kalian ada rencana ke mana aja tahun ini? . Btw, my comfy tshirt is from @mataindonesiaofficial – udah setia nemenin kemana2 nih beberapa bulan terakhir. Ke Bali, Nusa Penida, Jogja. Pas roadtrip di Jawa Barat kemarin juga aku bawa. Adem sih soalnya 😍✨ Ntar mau bawa ke Australia juga ah!! . #summervibes #sharontravelogue

A post shared by Sharon Loh (@sharonlohh) on

4 – WAJIB! Ada “Me Time” Sejenak

Jujur nih ya, aku kalau jalan-jalan sama orang lain dan nempel terus 24 jam, bisa gila. I still need my own me time. Me time ga susah sih, misalnya waktu orang lain tidur siang, aku bisa ngapain gitu. Jalan ke coffee shop terdekat kah, atau take a long shower. Atau pergi ke minimarket terdekat untuk jajan. Yang penting sendiri (atau berdua Fred, hehe).

Pernah juga misalnya lagi jalan kaki nih rame2, aku memisahkan diri jalan di paling belakang. Atau di paling depan banget yang jaraknya lumayan jauh dari rombongan.

5 – Pilih Transport & Akomodasi yang Nyaman

Ini penting banget! Apalagi transportasi. Kalau kita terbiasa jalan kaki lama di bawah terik matahari, belum tentu mereka tahan. Jadi mungkin bisa cari opsi lain seperti naik GrabCar / Uber. Akomodasi juga begitu.

Kalau bisa, pilih hotel yang disekitarnya banyak tempat makan. Atau setidaknya bisa jalan kaki untuk cari makan / hiburan / jajanan. Akan mempermudah kita banget!

Baca juga : 5 Hotel Hits & Instagramable di Yogyakarta

Akomodasi nyaman di Jogja

6 – Jangan Terlalu Ramai

Ini juga penting sih menurutku, apalagi kalau liburannya nggak ikut tour. Yang artinya, “yang muda” biasanya akan jadi tour guide. Kalau belum terbiasa jadi “tour guide”, mending jangan rame-rame jalan2nya. Supaya keinginan masing-masing orang masih bisa terpenuhi. Untuk mengurangi kejadian “Si A bikin X tapi si B pingin Y, gimana dong?” Apalagi kalau ada beberapa orang bossy yang ikut jalan2 di saat yang sama, wuaduh!

7 – Ajak ke Tempat Massage / Creambath

Menurut aku ini magic itinerary, hahaha! Selain mereka suka, kita nya juga bisa “me time” melakukan hal lain. Kalau mau ikutan massage juga boleh sih, hihihi. Wong enak  😝 🤤

Yang terakhir, jangan lupa bawa obat2an kalau ‘orang tua’ kalian punya obat2an yang harus dibawa, atau kalau punya penyakit yang bisa kambuh tiba2. Kalau perlu, beli travel insurance dan cari info tentang rumah sakit sekitar tempat jalan2 supaya kalau ada apa-apa, bisa langsung ke rumah sakit. That’s all!

⁘ ⁘ ⁘

Begitu deh kira-kira. Semoga tipsnya berguna.
Kalian sendiri punya tips & trick ga untuk liburan bareng orang tua?
Yuk di-share pengalamannya! 😀

⁘ ⁘ ⁘

Iklan

24 pemikiran pada “Tips Liburan Bersama Orang Tua

  1. Kalau gw yang terpenting transportasi sih. Paling gak harus ready bujet extra utk naik taxi, tapi sekarang udah ada Grab/Uber yah jadi lebih enak mau kemana2. Dulu gw ngajak mama papa ke Penang dan mereka senang karena makanan gampang dan enak, selain itu bis juga kemana2. Pokoknya yang transportasinya gak ribet 😀

    Sekarang sih gw juga ga mau ribet masalah transportasi, mungkin karena kendala fisik tapi kayaknya juga karena umur HUAHAHHAHH

    1. Hahahahaha hooo ohhh!
      Eh aku malah belum pernah coba bis di Penang giiik. Soalnya naik Grab/Uber juga murahhhh banget secara deket ya tmp2nya. Boleh nih dicoba next time naik bis kalo berdua Fred hehehe.

      HAHAHAHA DASAR!! Fred juga tuh.
      Tapi kalo i masih pelitzch. he he he

  2. Kalo sama orang tua cari yg pemandangan okeh, bisa duduk-duduk santai. Bisa cemal cemil lebih mantep…
    #yang muda kakinya pada gatel deh pengen melangkah sana sini heheh

  3. Bawa ke Pusat perbelanjaan dan spend waktu agak lama di sana. Ini tips setelah backpacking sama ibu. Memang Beda interest sih ya tapi mau gimana lagi, yang penting ibu happy.

  4. membantu banget mbak infonya. Tapi, sering banget kejadian kalau kita bikin ittenary yang spot buat “instagramable”, ehh malah orang tua cuma bilang “ngapain kesini, buat apa” 😀 agak begimana begitu… tapi, setelah baca postingannya, jadi makin nambah wawasan kalau mau ngajak orang tua jalan 🙂 yang penting mereka heppy

    1. Wah makasih Lya! 😀
      Hahahaha iya kalo ke tempat2 instagramable pasti mereka bingung : ini tempat apa sih? hihihi.

      Ho oh yang penting mereka enjoy dan hepi, jadi ga kapok diajak jalan2.

  5. Iyes, setuju banget kalo sama orang tua itin-nya harus santai jadi gak grasa-grusu.. Tapi jadi lebih nikmatin perjalanan, sih.. Btw, yang aku senenng kalo jalan bareng ortu itu, suka sering dibayariiin.. mhuahahaha.. 😀

  6. Iyes, setuju banget kalo sama orang tua itin-nya harus santai jadi gak grasa-grusu.. Tapi jadi lebih nikmatin perjalanan, sih.. Btw, yang aku senenng kalo jalan bareng ortu itu, suka sering dibayariiin.. mhuahahaha.. 😀

  7. Kalo jalan sama orangtua biasanya mereka ga suka foto. Sementara kita anak anaknya dikit dikit foto,maunya punya koleksi foto yang banyak di tempat wisata.Enaknya jalan sama mereka bisa santai,tidak dikejar target sehari harus berapa tempat yang dikunjungi.
    Salam kenal Sharon.

  8. Sebetulnya jalan sama orang tuaku itu enak karena faktor finansial, mereka yang bayarin 😀 Tapi karena faktor itu, akibatnya semua itinerary jadi mesti patuh ke dalam keinginan mereka semua. Dan orangtuaku mengikatku selama liburan itu selama hampir 24 jam.

    Biasanya aku coba senggangkan waktu ekstra untuk me time sebelum atau sesudahnya. Misalnya kalau berencana liburan dengan orangtuaku 3 hari, aku datang duluan ke tempat itu 1 hari sebelumnya bareng suamiku untuk menikmati tempat itu (dengan aktivitas-aktivitas yang tidak disukai orang tua). Itu cukuplah untuk menghindari pertengkaran dengan orang tua karena ketidakcocokan itinerary.

    1. Iyaaa bener banget, Vicky! Kalo sama ortu enaknya karena dibayarin ya hihi.

      Eh bener juga tuh, pergi ke tmp itu beberapa hari sebelumnya biar bs explore.
      Next time aku coba ah! ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s