sharon loh indonesian food travel blogger

Journal #2 – I’m not Antisocial. I’m just an Introvert

Kalian pernah nggak, lagi asik-asik ngumpul rame-rame, tiba-tiba ada satu orang yang menghilang. THAT’S ME!

Kadang, aku bisa tiba-tiba menghilang duduk di kursi di pojokan, atau bahkan ke toilet (tapi lama banget) kalau nggak ada tempat lain. Not that I’m an antisocial. But sometimes, I just need to recharge my energy as I’m running out of my introvert juices, lol.

Being an introvert, I find it exhausting having to smile and talk all the time. And sometimes, even listening to people talking and laughing are tiring too.

Hmm, jangan-jangan karena itulah aku gampang capek kalau ditanyain yang aneh-aneh ya?

Kadang, kalau ada yang ngajak kumpul. Aku pasti tanya dulu

Ada siapa aja?

Kalau terlalu rame, biasanya ga enak untuk ngobrol dan ujung-ujungnya, aku malah capek dan kapok untuk pergi dengan mereka lagi. But if it’s a group of 4 or 5 (including me and Fred), COUNT ME IN!

Lagi pula, kalau orangnya udah lebih banyak dari 5, jadi susah ngobrol. Malah jadi ngomongin ngalor ngidur ga jelas.

Also, attending a wedding party often leaves me feeling totally drained

With @lynpatricia
With @sefiiin
With @pergidulu

Btw, banyak stereotypes tentang introverts yang sebenarnya ga bener, atau nggak pas di aku. Contohnya nih, orang pasti mikir kalau orang introvert itu pemalu, pendiam, dan nggak bisa kerja di tempat publik atau kerja bareng orang lain.

Karena stereotypes itulah, sering kali di lingkungan ku, orang introvert dianggap lebih rendah daripada orang extrovert. Hanya karena image mereka bukan image “anak gaul”.

Padahal nggak juga sih. I’m an introvert, but I always find it exciting to meet new people, to write stories and share it to the public no shame at all.

Jalan-jalan bareng teman selama 4-5 hari? Nggak masalah.

Karena selama jalan-jalan, kita juga nggak ngobrol terus. Ada saat-saat istirahat misalnya waktu di mobil – bisa diem aja atau dengerin musik. Atau kalau lagi istirahat di kamar.

Apalagi kalau teman perjalanan itu kurang lebih setipe, jadi nggak berasa capek sama sekali.

#PesonaIndonesia Trip

Baca Juga: Quick Update – Short Trip to Jogja! 

#KumparanGetaway to Saumlaki Trip

Baca Juga: 9 Hal Yang Bisa Dilakukan di Saumlaki, Maluku Tengggara Barat

#WomensJourney to Bangkok and Chiang Mai Trip

Baca juga:

So if you’re traveling with me and all of the sudden I shut myself up, it doesn’t mean that I hate you. It just means that I’m in charging mode 😛

Setauku, extrovert itu me-recharge energy mereka ketika mereka bertemu orang. Sedangkan introvert, me-recharge energy mereka ketika mereka sendiri, bersama dirinya sendiri. Gitu deh kira-kira!

Beberapa hari yang lalu, aku juga pernah baca dengan ambivert – yang diartikan sebagai “a person whose personality has a balance of extrovert and introvert features“. Hmm, also sounds like me sometimes. Ga tau ah, sejak kapan pula aku suka mengkategorikan diri sendiri? 😂

Anyway, siapa disini yang punya pengalaman “melelahkan” sebagai introvert?
Share yuk!

⁘ ⁘ ⁘

Baca juga:

⁘ ⁘ ⁘

Iklan

9 pemikiran pada “Journal #2 – I’m not Antisocial. I’m just an Introvert

  1. Ku keknya trmsuk introvert wkwk sometimes like psikopat, suka kabur dari kerumunan, kalo trlu rame ku diem sibuk sendiri bahkan ku sampe diblg gak bs gabung berbaur alias gak respek dengan rombongan si cow itu. Ya bukan gak bisa berbaur but ku merasa lebih enak dirmh cas otak (sampe di bilang pasif gak menikmati hidup ) dan suka jd seseorang di belakang layar aja dah

    1. Hmm, doesn’t sound like a psychopath to me. A psychopath is “a person suffering from chronic mental disorder with abnormal or violent social behavior”.

      Kalo dari apa yang km tulis, it’s simply nggak cocok aja dengan rombongan itu & malas untuk mencoba berbaur (karena ga cocok) 😀

  2. Kalau aku mikirnya, semua orang punya bagian introvert dan extrovert nya sendiri2. Gak sepenuhnya intro, gak sepenunya extro. Sama aja kaya perasaan, ga melulu seneng, pasti sewaktu2 sedih. Begitupun sebaliknya.

    Aelah aku ngomong apasih 😛

  3. hmmmm aku juga introvert, kalo ketemu langsung apalagi pertama kali pasti banyakan diemnya…kecuali kalo yang bener2 udah ngerasa klik banget baru deh nyaman ngobrol lama 😀

  4. Me too, kak! Kadang emang me time lebih bener-bener charging ourselves 😅 Terkadang aku mau pergi ajak satu org buat temenin, eh dia malah ngajak yg lain jd rame dan aku jd males! Hahaha
    Sekarang kalo jalan ke mall full of people yg crowd banget aku malah sampe pusing bawaannya mau pulang. 😂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s