tips untuk menjadi freelancer self employed

Hidup Sebagai Self-Employed (Sharon) & Business Owner (Fred)

Kali ini aku mau cerita ah tentang kehidupan ku sebagai self-employed sejak resign tahun 2016 yang lalu. (Thanks udah kasih ide untuk nulis ini, @lidya_tarigan!!!!)

Pertama2 kita samain persepsi dulu yah! Self-Employed itu berbeda dengan Business Owner. Kalo Business Owner (pemilik bisnis) itu biasanya punya karyawan atau bisa juga meng-hire contractors untuk bantu menjalankan bisnis mereka. Fred itu termasuk golongan small business owner menurutku. Karena dia pemilik bisnis, dan punya beberapa orang yang bantu menjalankan bisnisnya.

Sedangkan Self-Employed itu orang yang kerja sendiri. Bisa jadi mereka kerja sebagai freelancer & punya client. Posisinya sejajar dengan client : client butuh si self-employed ini, si self-employed juga butuh client. Berbeda dengan employee – employer di mana employee bergantung penuh ke employer dan kerja berdasarkan arahan dari employer. Kalau self-employed, walaupun punya client, dia bebas menuangkan ide2nya supaya tujuan yang diinginkan si client ini tercapai. Jadi, self-employed ini bekerja sendiri menggunakan skill yang dimilikinya. CMIIW ya! Lanjutkan membaca “Hidup Sebagai Self-Employed (Sharon) & Business Owner (Fred)”

Iklan
sharon loh

Journal #3 – Wife Zaman Now

Beberapa bulan yang lalu, aku suka merasa bersalah kalo dapat tawaran untuk ikut suatu trip. Karena otomatis aku harus pergi sendiri, ninggalin Fred di rumah.

Awal2 nikah, baru tiga bulan, aku udah berangkat ke Bangkok dan Chiang Mai dalam rangka #WomensJourney yang diadakan oleh Tourism Authority of Thailand. Ga lama setelah itu, aku menang kuis Kumparan dan berangkatlah ke Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Terus, terakhir ikut #PesonaIndonesia trip ke Yogyakarta dan #KompasEksplor trip ke Kampung Naga dan pantai-pantai di Jawa Barat. Semua itu berlangsung dalam 5 bulan 😅

Fred kira2 kesel ga ya?

Lanjutkan membaca “Journal #3 – Wife Zaman Now”

sharon loh indonesian food travel blogger

Journal #2 – I’m not Antisocial. I’m just an Introvert

Kalian pernah nggak, lagi asik-asik ngumpul rame-rame, tiba-tiba ada satu orang yang menghilang. THAT’S ME!

Kadang, aku bisa tiba-tiba menghilang duduk di kursi di pojokan, atau bahkan ke toilet (tapi lama banget) kalau nggak ada tempat lain. Not that I’m an antisocial. But sometimes, I just need to recharge my energy as I’m running out of my introvert juices, lol.

Lanjutkan membaca “Journal #2 – I’m not Antisocial. I’m just an Introvert”

Journal #1 – Finding My Passion

Nggak pernah terpikir selama ini kalau blogging akan menjadi pilihan karirku. Secara, aku bukan orang yang pandai menulis. Apalagi, dengan sifatku yang gampang bosan ini. Semua orang terdekatku udah tau.

Ah pasti cuma anget-anget tai ayam aja. Liat aja nanti.

Lanjutkan membaca “Journal #1 – Finding My Passion”

indonesian travel blogger

Travel Blogger’s Life – What People Think About You

Setelah beberapa bulan menjadi full-time food & travel blogger, makin banyak deh orang yang DM dan email untuk nanya-nanya atau sekedar ngobrol. Seru banget! Jadi merasa berguna, hahaha.

Tapi, diantara pertanyaan-pertanyaan itu, ada aja hal-hal aneh. Beberapa pertanyaan bisa bikin aku senyum-senyum terhibur sendiri. Beberapa bikin tepok-tepok jidat. Tapi banyak juga yang sukses sampe speechless, nggak tau harus jawab apa.

Udah lama sih aku pingin share tentang ini. Tapi aku tunggu sampe kejadiannya udah lumayan lama jadi sekarang kalo dibaca ulang malah jadi lucu😝

Lanjutkan membaca “Travel Blogger’s Life – What People Think About You”

menjadi food travel blogger indonesia sharon loh

Pengalaman 5 Tahun Menjadi Food & Travel Blogger

Enak ya jadi blogger sekarang, bisa jalan-jalan terus“. Kira-kira begitu lah kalimat yang paling sering aku dengar setiap ketemu orang, baik keluarga maupun teman.

Yes, I’m super grateful for my life. Karena aku emang hobi foto dan menulis, blogging adalah salah satu pilihan karir terbaikku. Aku bisa kerja kapan pun aku mau, walau ada deadline juga sih. Aku ga perlu bolak balik ke kantor. Aku bisa kerja dari kamar atau dari cafe. I can’t deny, I love my job.

Tapi banyak juga yang nggak tau susahnya gimana. Yang dilihat kan cuma enak-enaknya aja. Foto di pantai, makan makanan enak di suatu kota, nyantai-nyantai di rumah. Susahnya ga keliatan di social media.

Lanjutkan membaca “Pengalaman 5 Tahun Menjadi Food & Travel Blogger”

sharon loh fredric sanjaya

Life After Marriage

Aku tau, pasti banyak yang penasaran sebenernya aku dan Fred ini kerjaannya ngapain sih? Kok perasaan honeymoon mulu. Kapan mau punya anak? Honeymoon Jilid Satu, Jilid Dua, terus mau honeymoon jilid tiga? 

“Banyak duit ya?”

Hihihi. Kalo kami emang banyak duit seperti yang kalian bayangkan, you will never see us again! 😛

Lanjutkan membaca “Life After Marriage”

basa basi busuk indonesia

To The Girls Who Have Been Called Fat

Not that I’m insulted or that it affects my life in any way. But I think I need to write this because people are becoming more and more ignorant and feeble minded.

Dan sebelum aku sharing, sebelumnya aku juga mau minta maaf kalau dulu aku juga pernah basa basi nggak lucu tentang fisik orang. I truly am. 

Untuk pemanasan (eaa pemanasan) mungkin kalian juga bisa baca tulisan temenku, Aggy, tentang Gendut dan Jomblo.

Jadi, beberapa hari yang lalu saat aku upload foto aku ke sosial media, ada beberapa orang yang berkomentar tentang fisik aku.

“Kamu gendutan. Hamil ya?”

Lanjutkan membaca “To The Girls Who Have Been Called Fat”